Kemarin temen gak sengaja ngajak nonton bareng Transformers, walo sebenarnya gak minat (yang pertama belum nonton, maklum, lagi sibuk kuliah :p), tapi akhirnya iya aja mengingat malam minggu juga sepi sendiri di rumah. Sekalian mumpung ada temennya yang bisa talangin bayarnya dl en dapat tempat di studio XXI EX.
Pertempuran antara Autobots dan Decepticon berlanjut disini…
Sejak awal film, sang sutradara, Michael Bay, sudah menyajikan aksi tempur yang wah. Dan saya yang pertama kali melihat secara langsung perubahan autobot dari kendaraan menjadi robot langsung terkesima, walau nanti belakangan saya juga jadi bosan (dan pusing) karena perubahannya seakan-akan diperlambat dan kameranya selalu diputar-putar untuk memperlihatkan semua detil perubahan yang keren (padahal ada adegan Optimus Prime bisa berubah dari bentuk truk ke robot dalam +- 1 detik).
Tidak hanya aksi keren para autobots saja, kita juga bisa melihat beberapa konflik manusiawi yang terjadi antar karakter utamanya. Bahkan beberapa adegan yang mengharukan ketika Optimus dan Sam mati bisa dimasukkan dengan baik. Ada juga beberapa keanehan pada perkembangan karakternya, dimana Ibu Sam bisa tiba-tiba jadi dewasa dan membujuk suaminya untuk melepas kepergian anak mereka (kebalikan 180 derajat dari awal film).
Film ini memperlihatkan berbagai unit Decepticon baru dan pertempuran antara Autobots + tentara Amerika vs. Decepticon. Kita juga akan dibawa sedikit mengenal para Original Prime (yang salah satunya the Fallen), dan misi mereka ke bumi pada zaman Mesir kuno. Di akhir film, selain keunggulan para Autobots, pihak militer Amerika menunjukkan kekuatannya dengan cara yang cukup mencolok. Entah ini untuk pameran kekuatan militer AS lewat film atau meningkatkan patriotisme masyarakat AS semata.
Saya sendiri nonton film ini tanpa harapan atau pengetahuan terlebih dahulu mengenai sejarah dan seluk-beluk Transormers, dan sebagai film hiburan, saya menganggap film ini sangat menghibur. Ketegangan dan klimaks adegan selalu dipertahankan diatas rata-rata, dan bila tidak ada adegan tempur, beberapa humor akan dibawa masuk oleh para transformer atau aktor-aktor manusianya. Tapi karena ketegangan dan konfliknya hampir selalu diatas rata-rata, building up ke klimaks yang “sebenarnya” malah tidak terlalu terasa dan berlalu singkat, seakan-akan memaksa kita berkata “kok terakhirnya cuma segitu…”
Kalo film ini sukses, dan tampaknya memang akan terjadi seperti pada film sebelumnya, kemungkinan besar akan muncul sekuel lagi. Seperti yang dikatakan Megatron di akhir film, “This is not over yet.”
Skor akhir: 6.5 dari 10
(buat yang nggak tahu skala penilaian normatif, 5 adalah normal. Jadi jangan dicampur adukkan ama sistem rapor murid SD ya
)
EDIT:
Tambahan beberapa plot hole menarik yang memang menjadi bahan pemikiran buat yang kritis ![]()
http://movies.yahoo.com/feature/smg-transformers-10-questions.html
![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_c.png?x-id=01bb3353-b289-4090-8efd-d05a2875941f)